Gubernur Banten Wahidin Ingatkan Aparatur Sipil: Kita Dibiaya Negara, Jangan Gerogoti APBD

0
220

SERANG – Gubernur Banten Wahidin Halim mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) di daerah itu untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan meningkatkan kemampuan dan pemahaman diri terhadap setiap peraturan.

“Kita dibiayai oleh negara, apakah sudah melaksanakan tanggung jawab. Jangan melakukan perbuatan-perbuatan tercela, apalagi korupsi yang menggerogoti APBD. Hak rakyat jangan diganggu, karena hak kita sudah ada, gaji dan tunjangan,” katanya saat upacara Hari Kesadaran Nasional di halaman Mesjid Al Bantani Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) di Serang, Rabu (17/5/2017)

Ia mengatakan, aparatur Pemprov Banten harus jadi pelayan yang bersahaja dan ikhlas. Sehingga sebagai aparatur harus memberikan pelayanan kepada rakyat buka dilayani. “Kita lakukan apa yang harus dilakukan, sesuai dengan aturan-aturan yang sudah diatur,” kata Wahidin.

Menurutnya, sebagai aparatur negara harus melayani masyarakat dengan baik, sunguh-sunguh, adil dan tanpat diskriminasi. “Kita tentu tidak akan membiarkan rakyat Banten sulit untuk mendapatkan pendidikan yang baik. Ini merupakan kewajiban pemerintah Provinsi Banten untuk mensejahtrakan mereka,” katanya.

Dalam sambutanya Wahidin juga mengatakan, setiap pemerintah daerah harus senantiasa berupaya untuk meningkatkan kinerja untuk mengatasi berbagai hambatan dalam pelaksanaan otonomi daerah. Dalam pelaksanaan otonomi daerah, Pemda harus senantiasa fokus pada upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat, melalui kulaitas pelayanan publik, peningkatan pemberdayaan masyarakat dan peningkatan perekonomian daerah.

“Karena itu marilah, saya dan Andika sudah sepakat bahwa kita akan berlomba-lomba untuk membangun kebaikan, membangun Banten ini. Kita tidak mau lagi punya predikat daerah yang tertinggal, terbelakang, karena sesunguhnya Banten bukan daerah tertinggal. Banten adalah masyarakat yang maju dan berakhlakul karimah,” kata Wahidin di hadapan ASN Provinsi Banten.

Gubernur Banten menambahkan, ada beberapa hal yang menjadi tujuan utama dari pelaksanaan tata kelola pemerintahan yang baik yang harus diwujudkan bersama-sama, dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat, yaitu mendudukkan peran pemerintahan sebagai fasilisator, pengarah, pembina dan pengawas dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan yang berorintasi kepada kepentingan umum masyarakat.

Untuk itu, Gubernur Banten mengingatkan bahwa untuk dapat mewujudkan pelayanan yang baik terhadap masyarakat tersebut, setiap aparatur sipil negara (ASN) di lingkungkan Pemprov Banten harus mampu meningkatkan kemampuan dan pemahaman diri terhadap setiap peraturan yang ada.

Gubernur Banten Wahidin Halim untuk pertama kalinya memimpin apel Hari Kesadaran Nasional yang digabungkan dengan dengan peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-21, Hari Buku Nasional, dan Hari Kearsipan ke-46. Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy, Sekda Banten Ranta Soeharta, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta ratusan ASN Banten.

Sumber : Okezone