Persiapan Banten Sebagai Pusat Budaya dan Pusat Kajian

0
35
Wahidin Halim Persiapan Banten Menjadi Pusat Budaya dan Pusat Kajian

“Saya yakin Banten bisa menjadi simbol budaya Islam. Mari bersama-sama kita kembalikan era kejayaan Banten sebagai pusat budaya, pusat kajian seperti di masa lalu.”

Demikian saya sampaikan saat menyambut Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin dalam pembukaaan Jelajah Nusantara dan Pameran Artefak Rasulullah saw dan Para Sahabat Nabi saw di Museum Situs Kepurbakalaan Banten Lama, Kasemen, Kota Serang (Minggu, 16/2/2020).

Wahidin Halim Persiapan Banten Sebagai Pusat Budaya dan Pusat Kajian

Sebelumnya, saya ungkapkan saat awal menjabat Gubernur Banten kondisi Kawasan Kesultanan Banten kumuh dan kotor. Pemprov Banten akan melakukan revitalisasi dengan kucuran dana hampir Rp 200 miliar. Saat ini, setelah direvitalisasi jumlah pengunjung yang datang ke Kawasan Kesultanan Banten bisa mencapai 9 juta orang dalam satu tahun.

“Orang yang ziarah Walisongo, belum tuntas kalau belum datang ke sini (Kawasan Kesultanan Banten),”

Saya sampaikan bahwa rencana Pemprov Banten untuk membangun Islamic Center di Tanara Kabupaten Serang hingga perbaikan akses jalan dari Tanara menuju Kawasan Kesultanan Banten dan kawasan peziarahan Syech Mansyur Cikaduen dan Syech Asnawi Caringin Kabupaten Pandeglang.

“Kita juga ada tanah. Nanti kita bangun pusat kajian kitab-kitab Syeh Nawawi. Para ustad di Banten harus hafal dan paham kitab-kitab Syeh Nawawi. Nanti kita adakan kajian di sini. Kita akan bangun hall besar yang berkapasitas lima ribu orang. Semua aktivitas agama Islam kita arahkan ke sini”

“Kantor organisasi-organisasi keagamaan akan kita tempatkan di sini,”

Saat ini Pemprov Banten sudah minta ijin kepada Kepurbakalaan untuk melakukan revitalisasi seperti halnya apa yang dilakukan di kawasan Candi Borobudur. Salah satunya untuk pembangunan ekonomi masyarakat dengan membuat beberapa homestay dan pusat oleh-oleh khas Banten.

Dalam kesempatan itu, saya juga paparkan rencana pembangunan Asrama Haji Pemprov Banten di Kabupaten Tangerang, sekitar kawasan Bandara Soekarno Hatta. Dengan luas area lahan 25 hektar dan anggaran Rp 110 miliar. Pembangunan asrama haji ini diharapkan lebih mendekatkan jarak calon jamaah haji Provinsi Banten sehingga lebih menghemat waktu dan tenaga. Sekaligus akan meningkatkan perekonomian daerah setempat dan dapat penyerapan tenaga kerja.

“Hanya 6 hingga 10 menit untuk ke Bandara Soekarno Hatta,”

Sementara itu Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin menegaskan, Pameran Artefak Rasulullah SAW dan Sahabat Nabi SAW sangat bermanfaat bagi masyarakat Indonesia untuk lebih mengenal Rasulullah SAW yang menjadi Uswatun Hasanah.

“Menjadi inspirasi untuk meneladani Rasululullah saw. Menjadi inspirasi generasi muda untuk mempelajari sejarah rasulullah saw,” tegas Wapres.

“Dengan ini pula, semoga umat islam mendapatkan keberkahan dan mengambil pelajaran dari Rasulullah saw,” tambahnya.

Artefak yang merupakan benda-benda pusaka milik Nabi Muhammad saw dan para Sahabat Nabi dibawa dari Kota suci Makkah dan Madinah, Negara Turki, Negara Syria, Negara India, serta Negara Yordania. yang terdiri dari 41 macam pusaka peninggalan. Pameran di Museum Kepurbakalaan Banten Lama itu berlangsung pada 16 – 18 Pebruari  2020. Pameran serupa akan dilakukan di 18 kota di Nusantara dan di mulai dari Banten.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.