Home Blog

Gubernur Banten Buka Lomba Parade Cinta Tanah Air

0

Serang-Gubernur Banten Wahidin Halim secara resmi membuka Lomba Parade Cinta Tanah Air (PCTA) 2018 Tingkat Provinsi Banten di Balroom Hotel Ledian Jl. Jenderal Sudirman No.88, Kota Serang, Rabu, (18/7/2018).

PCTA yang di gelar Kementrian Pertahanan yang bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Provinsi Banten tentang Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara ini, diperuntukan bagi pelajar setingkat SMA, SMK/MA dan Perguruan Tinggi se-Provinsi Banten.

Kegiatan bertajuk Parade Cinta Tanah Air sebagai upaya untuk membangkitkan rasa Cinta Tanah Air dan Kesadaran Bela Negara dikalangan generasi muda serta wadah bagi siswa/siswi SMA/SMK/MA dan Perguruan Tinggi untuk menunjukan kreatifitas dan prestasi yang dimiliki.

Dalam sambutannya, Gubernur menyatakan komitmennya terhadap pendidikan dengan dibangunnya ruang kelas baru (RKB) untuk tingkat SMA/sederajat dan memfasilitasi lulusannya yang ingin segera langsung bekerja. Serta percepatan pembangunan infrastruktur yang terus digenjot agar sesuai target yang diharapkan. Selain itu, Gubernur juga concern terhadap revitalisasi Banten Lama dalam rangka  menjadikan Banten lama sebagai  ikon pusat budaya Provinsi Banten.

“Berikan kesempatan saya selama 5 tahun, akan saya ubah Banten menjadi lebih baik dan lebih maju lagi,” tegasnya

Diakhir sambutannya, Gubernur mengingatkan kepada para pelajar untuk mewaspadai bahaya penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba). Karena, dalam jangka pendek dan panjang, narkoba sangat berbahaya bagi kesehatan dan keamaanan fisik dan lebih jauh bisa merusak mental para pelajar.

Di kesempatan yang sama saat disinggung oleh awak media mengenai sosok pengganti Sekretaris Daerah  Ranta Soeharta yang mengajukan pengunduran diri karena akan terjun dalam politik praktis yakni dengan menjadi calon legislatif, Gubernur menyatakan telah menunjuk pelaksana tugas (Plt).  Gubernur menegaskan hal ini sepenuhnya merupakan hak prerogatifnya, agar tidak menggangu jalannya pemerintahan Provinsi Banten. “Secepatnya akan diisi oleh orang yang tepat, tunggu aja nanti juga segera diumumkan ke publik,” tuturnya

Untuk diketahui,  Ranta Soeharta mengajukan pengunduran diri karena mencalonkan diri sebagai caleg DPR RI. Hal ini terganjal aturan atau larangan bagi  ASN, bahwa setiap ASN tidak berpihak dari segala pengaruh manapun dan tidak memihak kepada kepentingan siapapun berdasarkan Pasal 2 huruf f Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN.

Apel Hari Kesadaran nasional dan HANI

0

Pedagang Mulai Dipindahkan, Pemprov Mulai Tata Kawasan Banten Lama

Serang-Gubernur Banten Wahidin Halim menyatakan saat ini Pemprov Banten mulai menata kawasan banten lama di Kecamatan Kasemen, Kota Serang. Itu terlihat dari mulai di bongkarnya ratusan pedagang yang berjualan di kawasan kesultanan tersebut.

“Kemarin banten lama sudah mulai kita bongkar (Pedagang). Terima kasih banyak atas peranan  semua pihak, tahun depan nanti akan menyaksikan bahwa banten lama sudah berubah,” kata Gubernur Banten saat memberikan arahan pada apel Hari Kesaktian Pancasila dan Hari Anti Narkotika International tingkat Provinsi Banten, di lapangan Masjid Al-Bantani, KP3B, Curug, Kota Serang, Selasa (17/07/2018).

Menurut Gubernur saat ini ratusan pedagang bersama Polisi Pamong Praja dari Pemprov Banten dan Pemkot Serang mulai memindahkan dagangannya ke tempat sementara yang sudah disediakan. Gubernur WH ingin kawasan banten lama menjadi tertata.

“Faktanya bahwa masyarakat banten masih bisa diajak kerjasama, masih mau dengan pemerintah, mereka pedagang enam ratus orang mau dipindahkan. Ketakutan-ketakunan selama ini ternyata tidak terbukti, jawara banten dan masyarakat banten bersama-sama mendukung program kerja yang baik. Tidak menghambat mereka ternyata,” ucap Gubernur WH.

Gubernur WH berharap dengan program revitalisasi kawasan banten lama ini menjadikan kawasan yang nyaman bagi para penjiarah yang datang dari berbagai daerah dan menampilkan kawasan banten lama ini sebagai ikon Provinsi Banten yang berkelas dunia.

“Halamanya tidak jorok lagi, sampah sudah tidak ada lagi, bangunan yang kotor tidak ada lagi, ada tempat wudhu, tempat buang air dan kita merespon bagaimana itu bisa menjadi symbol dan ikon bagi banten, ikon banten akan keliatan nampak dari situ,” ucap WH seraya mengatakan saat ini sedang membanngun jalan-jalan provinsi dan menata permukiman di kawasan banten lama.

Gubernur melanjutkan, selain menata kawasan Banten Lama, Pemprov Banten juga akan menata sudut-sudut Kota Serang. Sebagai ibu kota, lanjut WH, Kota Serang selayknya menjadi daerah yang memiliki identitas yang baik.

“Kita juga lakukan penatana kota, biar kota serang ini jadi identitas sebagai ibu kota provinsi. Kita bantu pembiayaannya berapapun, kita buat taman-taman kota. Kita tidak ingin kota ini menjadi gersang, banten menjadi kumuh, itu target saya. Saya tidak mau lagi banten menjadi kumuh dan kawasan yang tidak beradab,” tegasnya.

PERINGATAN HARI KOPERASI NASIONAL

0

PRESIDEN INGIN KOPERASI INDONESIA MENDUNIA

Tangerang – Presiden Joko Widodo berharap suatu saat akan ada koperasi di Indonesia yang mampu tumbuh dan berkembang dengan perputaran uang yang sangat besar. Menurut Jokowi, selama ini koperasi yang ada di Indonesia mayoritas hanya mampu menggalang dana dalam jumlah kecil. Padahal, potensi koperasi untuk menjadi besar sangat terbuka.

“Saya ingin satu, dua, tiga, empat atau lima koperasi masuk dalam jajaran 100 atau 300 besar koperasi secara global,” kata Jokowi dalam peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-71 di ICE, BSD, Tangerang Selatan, Kamis (12/7/2018).

Jokowi pun memberi contoh mengenai Koperasi Fontera yang ada di Selandia Baru. Menurut dia, koperasi ini berhasil menunjukan eksistensinya di bidang produksi susu dan produk olahan dari susu. Bahkan, lanjut Presiden, Fontera saat ini mampu merebut 30 persen dari keseluruhan ekspor susu dan produk susu di dunia.

“Coba datangi saja, cara memulainya dari apa, kuncinya di mana. Belajar di sana seminggu, dua minggu, tiga minggu, bisa,” ujar Jokowi. “Orang kita ini pintar-pintar kalau suruh mengkopi, menjiplak, meniru, modifikasi, agar lebih dari Fontera,” selorohnya.

Contoh lain, kata Jokowi, adalah Ocean Spray dari Amerika Serikat. Koperasi ini berhasil mengembangkan buah cranberry dengan mengumpulkan buah dari para petani. Ocean Spray kemudian mengembangkan produk olahan dari buah tersebut. Mulai dari minuman jus, kismis, hingga buah-buahan kering. Koperasi ini pun kini berhasil meraup laba setiap tahun hingga miliaran dollar AS.

“Sudah, ajak bareng-bareng Pak Menteri (Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga), Pak Nurdin Halid Ketua Dekopin (Dewan Koperasi Indonesia), ajak bareng-bareng ke sana. Tapi jangan banyak belanjanya. Ke sananya betul-betul belajar bagaimana mereka me-manage koperasi sebagai perusahaan terbesar,” ujar Jokowi.

Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-71 ditandai dengan pemukulan gong oleh Presiden didampingi Gubernur Banten Wahidin Halim, Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga dan Ketua Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Nurdin Halid.

HALAL BIHALAL MUI BANTEN DAN GUBERNUR

Gubernur Banten H.Wahidin Halim mengajak Majelis Ulama Indonesia (MUI)  Banten, untuk Bersama-sama membangun Provinsi Banten. Ajakan tersebut disampaikan Gubernur dalam kegiatan Halal Bihalal MUI Provinsi Banten bertempat di Aula MUI, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kecamatan Curug, Kota Serang, Selasa (10/7/2018). Turut hadir Ketua MUI Provinsi Banten AM. Romly, Ketua DPRD Banten Asep Rahmatullah, Wakil Kepolisian Daerah Kombes Pol. Tomex Kurniawan, para ulama dan ummara.

Gubernur mengungkapkan bahwa Banten memiliki aset yang luar biasa besar dan dapat dikembangkan. Banten sedang dalam tahap memperbaiki diri dengan sejumlah pembangunan yang akan dan sedang dilakukan. Untuk itu, Gubernur mengajak sejumlah pihak salah satunya MUI Banten untuk dapat bekerjasama. “Yang sedang saya tegakkan sekarang adalah bagaimana mengelola uang dengan benar, dengan ikhlas, dengan manajemen yang baik, sikap hemat dan bisa sampai kepada sasaran,” ujar Gubernur.

Gubernur menyampaikan, beberapa waktu lalu dirinya bersama Ketua DPRD Banten mendapatkan penghargaan sebagai pengelola keuangan terbaik. Hal ini menandai bahwa Banten sudah semakin memperbaiki diri. Fondasi utama yang melatarbelakangi hal ini adalah karena sumber daya manusia yang selalu ditegaskan dan ditegakkan.

Gubernur menjelaskan, membangun Banten dapat dimulai dengan melakukan perbaikan pada aset kejayaan Kesultanan bersama-sama dengan MUI. “Kita akan merevitalisasi semuanya dengan penataan waduk lama sebagai ikon dan simbolisasi penghargaan kita kepada para sultan,” ujar Gubernur. Karena perlu disadari bahwa keistimewaan dan kekuatan Banten berada di sana.

Gubernur juga mengungkapkan, sejarah Banten yang panjang serta luar biasa di masa lalu, menjadi aset yang sangat berharga. Selain itu, potensi sumberdaya manusia yang dimiliki Provinsi Banten sangatlah mumpuni apabila dikelola dengan baik.

Gubernur membuka Diklat PIm Tk.IV Pola Kotribusi dilingkungan Provinsi Banten

0

Pandeglang – Gubernur Banten Wahidin Halim membuka kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan (Diklatpim) IV bagi pejabat dilingkungan Pemprov Banten dan Kabupaten/Kota di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDM) Banten, di Karang Tanjung, Kabupaten Pandeglang, Senin, (09/07/2018).

Menurut Gubernur, Diklatpim ini merupakan pendidikan dan pelatihan yang dirancang bagi pejabat pemerintah untuk membentuk dan mengembangkan aparatur menjadi agen perubahan.

Gubernur WH mengatakan, bentuk praktek langsung dalam Diklatpim ini adalah melaksanakan proyek perubahan di instansinya masing-masing, karena proyek perubahan ini dipakai sebagai wahana pembuktian penerapan kompetensi kepemimpinan peserta diklatpim.

“Yang di harapkan dari kegiatan ini melahirkan konsep yang benar benar dapat merubah  organisasi walaupun dalam perubahan yang kecil dan sederhana sekalipunm,” kata Gubernur.

Diklatpim ini, lanjut Gubernur  diharapkan tidak hanya menghasilkan alumni yang memiliki kompetensi, tetapi juga mampu menunjukan kinerjanya dalam memimpin perubahan.

“Di Provinsi Banten masalah utama adalah sumber daya manusia, untuk itu diperlukan repormasi birokrasi, karena dengan adanya reformasi birokrasi ini sebagai  salah satu cara meminimalisasi terjadinya tindakan korupsi,” ungkapnya.

“Saya melarang OPD  untuk tidak terlalu banyak melaksanakan kegiatan di hotel, sehingga dapat menghemat anggaran sekitar 60-100 miliar, lantas anggaran tersebut bisa kita gunakan untuk meningkatkan tunjangan kinerja pegawai,” lanjut WH seraya mengatakan Provinsi Banten adalah salah satu Provinsi dengan tunjangan kinerjanya (Tukin) lebih tinggi di bandingkan dengan Provinsi lain.

Sementara Kepala BPSDM  Provinsi  Banten  Endarwati mengatakan tujuan penyelenggaraan Diklatpim Tingkat IV adalah membentuk kompetensi kepemimpinan operasional pada pejabat struktural eselon IV yang akan berperan dan melaksanakan tugas dan fungsi kepemerintahan di instansinya masing-masing.

”Sasaran Diklatpim IV adalah tersedianya 160 orang pejabat eselon IV yang memiliki kapasitas, kapabilitas dan kemampuan membuat perencanaan kegiatan diinstasinya dan memimpin keberhasilan implementasi pelaksanaan kegiatan tersebut sesuai dengan kualifikasi jabatan sederajat eselon IV,” jelas Endra.

Peserta Diklatpim IV Angkatan 91 sampai dengan 94 ini seluruhnya berjumlah 160 (seratus enam puluh) orang, terdiri dari,  Angkatan 91 Berjumlah 40 peserta seluruhnya berasal dari Pemerintah Kota Serang, Angkatan 92 Berjumlah 40 peserta seluruhnya berasal dari Pemerintah Kota Tangerang, Angkatan 93 Berjumlah 40 peserta seluruhnya berasal dari Pemerintah Kabupaten Serang, Angkatan 94 Berjumlah 40 peserta terdiri dari ; Pemerintah Kab Tangerang 20 orang Pemerintah Kab Serang 15 orang, dan Pemerintah Kota Cilegon 6 orang.

Gubernur menghadiri Halal Bihalal KAHMI Banten

0

Serang-Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Wilayah  Banten menggelar halal bihalal guna menjalin silaturahmi antar alumni bertempat di Pendopo Gubernur Banten , KP3B, Curug, Kota Serang, Rabu (04/07/2018).

Turut hadir Ketua Dewan Penasehat Majelis Nasional KAHMI Akbar Tanjung, Gubernur Banten Wahidin Halim, Ketua Presidium KAHMI Siti Zuhro, Ketua Presidium Majelis Wilayah KAHMI Banten Udin Safarudin, Ketua MUI Banten A.M Romli  dan  Keluarga besar  KAHMI Banten.

Gubernur Banten Wahidin Halaim mengharapkan KAHMI dan HMI dapat memberikan kontribusi dan dukungan kepada  Provinsi Banten untuk melaksanakan pembangunan sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Saya harapkan HMI dapat memberikan atau menyapaikan koreksi kepada Provinsi Banten dengan baik-baik, apabila ada sesuatu yang perlu di musyawarahkan bersama mari kita duduk bersama, jika diperlukan kita adakan pertemuan tiga  bulan sekali untuk bersilaturahmi,” ajak Gubernur WH.

Sebagai Gubernur, Wahidin menyapaikan bahwa misinya  yang pertama adalah mereformasi birokrasi di Provinsi Banten, hal ini dilakukan untuk meningkatkan kinerja aparatur sipil negara (ASN).

“Tugas sebagai Gubernur itu sangat berat,tantanganya luar biasa,” tegas Gubernur.

Ia melanjutkan, Provisi Banten setelah satu tahun saya menjabat sudah mendapatkan WTP dari BPK, selain itu Provinsi Banten juga sudah menggunakan Sistem Informasi Manajemen Perencanaan, Penganggaran, dan Pelaporan (SIMRAL).  “Bagaimana penganggaran, perencanaan menjadi satu. Hanya satu dari 33 Provinsi yaitu Banten yang melaksanakan Simral,” ungkapnya.

Pada kesmepatan ini Gubernur WH mengajak kepada seluruh alumni HMI dan kader HMI yang masih aktif untuk berperan aktif menyumbangkana tenaga dan pikirannya agar bersama-sama pemerintah untuk mewujudkan banten yang lebih baik dan sejahtera.

“Banyak anggota KAHMI yang menjadi pejabat dan pemborong. Saya harapkan jadi pejabat dan pemborong yang jujur, yang sama-sama memperjuangkan untuk kesejahtraan rakyat,” ujar Gubernur seraya menambahkan pada saat ini Provinsi Banten sedang konsen terhadap tiga  program prioritas yaitu pendidikan, kesehatan dan infrastruktur.

GUBERNUR BUKA SEMINAR PERTANIAN

0

CARI SOLUSI, GUBERNUR INGIN ILMUAN PERTANIAN DI BANTEN PUNYA LAHAN

Serang – Gubernur Banten Wahidin Halim meminta kepada ilmuan pertanian untuk ikut membuka lahan dalam mengembangkan pertanian dan kesejahteraan petani. Hal tersebut disampaikan WH mengingat kebanyakan ilmuan pertanian yang hanya sebatas mengajar ilmu yang dimiliki tanpa memiliki lahan untuk digarap.

“Makanya saya minta para ilmuan pertanian, mari kita buka lahan,” ujar Wahidin saat membuka Seminar Nasional dan Rapat Tahunan Dekan (SEMIRATA) Badan Kerjasama Perguruan Tinggi Negeri (BKS – PTN) bidang pertanian wilayah barat di Hotel Horison Ultima Ratu, Rabu (4/7).

Dalam sambutannya juga dijelaskan, sesus pertanian mengungkapkan proporsi luas wilayah Provinsi Banten yang telah digunakan usaha pertanian mencapai 78,4 persen dari luas daratan. Dengan pertumbuhan penduduk di Banten yang lebih cepat dibanding pertumbuhan produksi pangan menggambarkan bahwa potensi sektor pertanian di Banten masih besar.

“Saya mau bekerjasama dengan UNTIRTA, saya mau bekerjasama dengan dekan. Ayo bagaimana caranya,” ungkapnya.

Senada dengan Gubernur, Ketua BKS – PTN Wilayah Barat Agus Sabti mengajak perguruan tinggi untuk mengembangkan pengetahuan dan kreatifitasnya di bidang pertanian untuk generasi selanjutnya sehingga kedaulatan pangan bisa nyata dirasakan.

“Bagaimana peran perguruan tinggi mampu mentransfer pengetahuan dan kreatifitas bagi generasi kedepan. Target kita bagaimana kedaulatan pangan tidak hanya sebagai simbolis, tapi bisa kita wujudkan,” ajak Arif.

Gubernur Pimpin Rapat Awal Bulan

0
Hadapi Semester II Tahun Anggaran, Gubernur Minta Aparatur Tingkat Kinerja
SERANG – Gubernur Banten Wahidin Halim meminta agar seluruh aparatur di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Banten untuk terus meningkatkan kinerjanya. Hal itu dilakukan agar serapan anggaran dan fisik bisa teralisasi secara optimal.
Menurut Gubernur, selain kinerja, salah satu hal yang perlu juga ditingkatkan adalah sikap disiplin. Sebab menurutnya selama satu tahun dia memimpin, jajarannya belum menunjukan perubahan yang signifikan.
“Kinerja, kinerja, kinerja. Ini sudah bulan tujuh, kinerja harus ditingkatkan. Belum (ada perubahan signifikan), masih ada yang perlu ditingkatkan lagi semangat kerjanya. Harus disiplin juga,” ujarnya  usai menghadiri rapat pimpinan evaluasi APBD 2018 di Aula Bappeda Provinsi Banten, KP3B, Curug, Kota Serang, Selasa (03/07/2018). RApat evaluasi ini juga dihadiri Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy, Sekda Banten Ranta Soeharta dan Kepala OPD dilingkungan Pemprov Banten.
Sementara itu, Kepala Biro Administrasi Pembengunan (Adpem) Setda Provinsi Banten Mahdani mengatakan, untuk semester I realisasi keuangan atau anggaran ada di angka 30 persen atau senilai Rp 3,4 triliun total belanja daerah Rp 11,3 triliun. Progres tersebut masih minus 14 persen dari target yang telah ditetapkan.
“Kalau untuk fisik realisasinya sudah 38 persen tapi juga masih minus 10 persen,” ujarnya.
Ia menjelaskan, belum tercapainya target progres fisik dikarenakan sejumlah proyek baru memulai pengerjaan setelah merampungkan proses lelang. Dengan hal itu maka secara otomatis akan berpengaruh pada belum optimalnya anggaran yang terserap.
“Progrses fisik baru selesai (lelang). Sekarang Banten Lama baru pembenahan dan mulai kerja, anggarannya cukup besar sampai Rp 70 miliar. Kemudian (proyek pembangunan) jalan juga sudah pada selesai lelang, makannya bulan ini sudah mulai ada kenaikan serapan keuangan yang tinggi. Untuk serapan keuangan, selain dari situ (fisik-red) juga dari kegiatan rutin (seperti gaji, makan dan minum),” katanya.
Dengan waktu yang tersisa, kata dia, pihaknya optimis serapan anggaran dan fisik pada akhirnya bisa mencapai target. Sebab, saat ini hampir seluruh pengerjaan fisik sudah mulai dilaksanakan.
“Ini kan tinggal proses kerja, bukan lagi lelang. Paling lelang Perkim (Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman) tinggal pagar sport center saja, tinggal satu lagi. Nilainya juga kecil, Rp 13 miliar,” ungkapnya.
Plt Kepala Badan Perencaan dan Pembangunan (Bappeda) Provinsi Banten M Yusuf mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan sejumlah strategi untuk mendorong agar progres serapan keuangan dan fisik bisa optimal. “Sesuaikan saja dengan RPJMD (rencana pembangunan jangka menengah daerah), makannya RPJMD diikuti. Itu penilaian kinerja gubernur, makannya OPD ikuti. Selain itu kita rutin menggelar evaluasi sebagai bentuk kontrol,” tuturnya.
Lebih lanjut diungkapkan Yusuf, startegi lainya adalah dengan meningkatkan moral para aparatur. Pemprov secara teknis akan mendorongagar pejabat teknis untuk kerja optimal.

“Jangan berpikir saya dapat apa? Tapi berpikir saya beri apa ke provinsi ini. Kalau saya dapat apa ya akan terjadi (kinerja) stagnan itu. Masing-masing sudah ditempatkan, ya kerja sesuai tempatnya itu,” ujarnya.

Gubernur Raker bersama DPD RI asal Banten terkait Pilkada serentak di Prov Banten

0

MESKI TERLIHAT AMAN,  PENYELENGGARA PILKADA DIMINTA SIAGA

Serang  Gubernur Banten Wahidin Halim meyakini Pilkada serentak 4 daerah di Banten akan berjalan aman dan lancar. Meski diyakini demikian,kewaspadaan terhadap terjadinya sesuatu yang tidak diinginkan pada Pilkada serentak 2018 nanti tetap harus disiapkan.

“Semoga kondisi adem ayem ini menggambarkan kondisi kemaanan daerah dalam Pilkada serentak ini. Karena dilihat tidak ada suasana yang mengkhawatirkan,” ujar Wahidin membuka rakor bersama rombongan DPD RI asal Banten terkait kesiapan Pilkada serentak 2018, di aula pendopo Gubenrur, KP3BSenin (25/6/2018).

Dalam kesempatan tersebut dirinya juga menyampaikan, dari kunjungan kerja di beberapa daerah yang melaksanakan Pilkada serentak, menurutnya sampai hari ini aktivitas pesta demokrasi yang akan finalnya dilakukan Rabu besok tidak ada hal-hal yang mengkhawatirkan.

“Melalui kunjungan rombongan DPD ini juga akan dilaporkan kondusifitas daerah. Tapi Desk Pilkada dan aparat keamanan harus tetap waspada.Tentu dengan harapan pelaksanaan Pilkada besok berjalan dengan baik aman dan lancar,” kata Wahidin.

Ketua rombongan DPD RI, Ahmad Subadri menyampaikan maksud dan tujuan dari kunjungan kali ini adalah untuk melaksanakan tugas pengawasan pelaksaanan Pilkada serentak.

“Saya yakin di Banten akan kondusif karena ketiga wilayah di Banten tidak ada persaingan karena calon tunggal. Saya juga percaya penyelenggara Pemilu melaksanakan tugasnya dengan profesional dan independen,” kata Subadri.

Meski diakui, lanjut Subadri Kota Serang terdapat kompetitor, tapi kondisinya masih terlihat kondusif.

“Tapi jangan sampai ada bara dalam sekam. Sehingga ini perlu tetap waspada dari penyelenggara dan aparat penegak hukum. Ini bagian dari pemansana menjelang Pileg dan Pilpres,” katanya.

Sehingga tambah Subadri, pihaknya mendorong  kepada penyelenggara Pilkada di Banten agar juga mampu  berdampak positif terhadap pelaksanaan Pemilu 2019.
“Karenanya penyelenggara Pilkada harus mensosoalisasikan kepada penyelenngara tingkat di bawah,” ujar Ahmad Subadri.

APEL PASCA LIBUR LEBARAN

0

Apel Perdana Pasca Cuti Lebaran Gubernur WH Pesankan Beberapa Hal Ini

Serang-Hari pertama masuk kerja setelah cuti bersama lebaran Idu lFitri 1439 Hijriah Pemerintah Provinsi Banten menggelar apel hari kesadaran nasional dan halalbihalal di Halaman Masjid Al-Bantanki,KP3B, Curug, Kota Serang, Kamis (21/6/2018). Apel dipimpin langsung oleh Gubernur Banten Wahidin Halim. Turut hadir Wakil Gubernur Andika Hazrumy, Sekda Banten Ranta Soeharta, para Asda, Kepala OPD, dan para pegawai.

Dalam apel perdana ini Gubernur Banten Wahidin Halim dan Andika mengaku sengaja lebih awal hadir di tempat apel, untuk memastikan kesiapan  pejabat, dan staf ASN untuk mengawali tugas perdananya usai lebaran dalam memberikan pelayanan.

“Hari pertama memang menjadi konsen saya sebagai pimpinan untuk melihat sejauh mana tingkat kehadiran, karena hari ini juga akan dilaporkan kepada Kementrian PAN-RB,. Bahwa konsekuansi dari kemarin diberi kesempatan liburan sejauh mana tingkat kesadaran dan kehadiran dari saudara-saudara sekalian,” ucap Gubernur.

Gubernur WH memohon maaf dan mengucapkan selamat Idul Fitri kepada seluruh pegawai dilingkungan Pemprov Banten  danmenyampaikan terimakasih kepada seluruh jajarannya yang telah kembali bekerja sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan.

“Sebagai seorang muslim kita buka pintu maaf yang seluas-luasnya, tidak menunggu orang minta maaf kepada kita. Kita legowo dan harus menjadi seorang pribadi yang baik, terbuka, jangan ada dendam, jangan ada dusta diantara kita,” ucapnya.

Gubernur juga menegaskan kepada seluruh jajaran ASN lingkup Pemprov Banten agar tetap mematuhi kedisipilinan kerja, terlebih lagi pasca liburan cuti hari raya Idul Fitri. Ia megatakan bahwa dirinya tidak akan segan-segan memberikan sanksi tegas bagi ASN yang masih membandel atau mangkir dari kerjaannya.

“Saya berharap bahwa hari ini masuk ya sudah kita kerja. Jangan ada alasan lagi, catet yang masih mudik, yang masih balik,” tegasnya.

Gubernur menekankan kepada seluruh Kepala OPD untuk fokus terhadap program-program kerja agar pelaksanaan anggaran pada sejumlah pembangunan fisik harus mendapatkan prioritas.

“Tanggung jawab kita hari ini sudai mulai, kerjaan-kerjaan yang belum beres kita segera bereskan, yang sudah dikerjakan kita evaluasi. Serapan anggaran sangat terbatas, kita berharap triwulan kedua atau semester kedua kita bisa tingkatkan serapan anggaranya,” sambung WH.

Diakhir apel, Gubernur Wahidin Halim, Wakil Gubernur Andika Hazrumy,  Sekda Ranta Soeharta, kepala OPD berbaur dengan seluruh PNSdan tenaga honorer untuk berjabat tangan dan saling memaafkan.

IKUTI KAMI

672FollowersFollow
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

- Event -

- Event -