Untuk Ibu kau pejamkan mata saat anak-anak mu sudah tertidur

0 38

Ibu.. Kau yang terbungkuk.. Tulang pipi mu, sayup matamu, Senyum mu, Rambutmu yang mulai memutih, Nafasmu yang mulai tersenggal, Langkah Tertatih dan bibirmu yang bergetar, kau pejamkan mata saat anak-anak mu sudah tertidur, dan … Kau terbangun saat anak-anak mu masih terlelap pulas.. Tapi aku tahu,… Bibir mu yang gemetar berisikan doa yang tak pernah habis untuk anak-anak mu,
Langkah Yang tertatih.. mencari ranting kayu untuk memasak, agar anak-anak mu tidak kelaparan. Kau hampiri anak-anak mu dan Kau Selimuti Mereka satu persatu..
Hingga Kau pandangi mereka dengan tetes air mata haru mu.
– Wahidin Halim –

Leave A Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.