Wahidin Halim Mengapresiasi Kinerja Aparat Pemprov Banten

Wahidin Halim Mengapresiasi Kinerja Aparat Pemprov Banten

0 48

Wahidin Halim – Dalam rapat yang di laksanakan di pendopo Gubernuran Banten Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten ( KP3B ) Curug Kota Serang, yang di hadiri juga oleh Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy, Sekretaris Daerah Pemprov Banten Al Muktabar, asisten daerah dan para kepala OPD Pemprov Banten.

Saya mengapreasiasi seluruh jajaran aparat Pemprov Banten dan juga masyarakat Banten yang telah bersama-sama bergerak untuk mencegah penularan pandemi covid 19 di wilayah Banten.

Saya mengucapkan terima kasih kepada semuanya. Terima kasih warga Banten. Bahwa penanganan Covid-19 di Banten semakin baik. Penularan semakin terbatas. Yang positif semakin berkurang. Tingkat kesembuhan juga tinggi.

Dengan kebersaaam seluruh elemen pemerintah dan masyarakat Banten, kita keluar dari 10 besar. Tapi kepada Gugus Tugas Covid-19, saya minta untuk konsisten terus. Gugus Tugas Covid-19 diaktifkan terus. Jangan berhenti. Jangan istirahat. Pembatasan Sosial Berskala Besar harus tetap dilanjutkan.

PSBB yang sekarang kita beri pelonggaran, namun pelonggaran yang identik dengan pelanggaran ini harus bisa antasipasi dengan baik.

Wahidin Halim Mengapresiasi Kinerja Aparat Pemprov Banten

Saya bersyukur karena saat ini sudah banyak OPD ( Organisasi Perangkat Daerah ) di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten, yang sudah melaksanakan rapid test untuk karyawan dilingkungan kerjanya, karena hal ini akan berdampak positif untuk karyawan dan dalam memberikan rasa aman dalam bekerja.

Persamaan persepsi dan keseragaman dalam memghadapi wabah Covid-19 penting. Maka dari itu saya sebagai Gubernur Banten mengajak para pimpinan dan aparatur di lingkungan Pemprov Banten memiliki sense of crisis. Memiliki tanggung jawab moral. Termasuk risiko dari wabah Covid-19 berupa pemangkasan tunjangan kinerja (tukin) yang mencapai 50 persen.

Mari kita bersama-sama. Sebagai kawan dan sebagai sahabat, pada saat krisis inilah kita diuji. Satu per satu persoalan di Banten bisa kita selesaikan, dengan kebersamaan semua permasalah kita bisa selesaikan

Untuk dapat memulihkan ekonomi di Banten sesegera mungkin, saya menginstruksikan kepada OPD terkait agar dapat melakukan analisa dan evaluasi harian, mingguan, hingga bulanan sebagai dasar untuk langkah antisipasi dan perencanaan ke depan.

Karena berdasarkan proyeksi Kementerian Keuangan Republik Indonesia, akibat Covid-19 perekonomian dunia bakal mengalami konstraksi. Proyeksi pertumbuhan ekenomi dunia dalam kondisi -5 persen (minus lima). Sementara, perekonomian Indonesia berpotensi hingga minus satu (-1 persen).

Dan yang masih patut kita bersama banggakan adalah perekonomian Provinsi Banten diproyeksikan masih mampu mengalami pertumbuhan positif.

Dua sisi yang sulit untuk pemulihan ekonomi. Antara pelonggaran dan pelanggaran. Pemulihan ekonomi berisiko pelanggaran dan peningkatan kasus Covid-19, sisi lain penanganan Covid-19 tetap harus dijalankan

Ada rasa optimistis yang besar saat mendengar pemaparan dari Babar Suharso Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemprov Banten, yang melaporkan bahwa pasar tradisional kini sudah mulai ramai kembali. Dan Omset pedagang yang sempat turun hingga 50 persen, kini kini sudah naik lagi hingga 95 persen.

Melakukan koordinasi dan konsolidasi dengan Kabupaten/Kota untuk pelaksanaan protokol kesehatan dan rapid test di pasar tradisional ini sangat penting supaya tidak terjadi penyebaran di pasar tersebut.

Karena untuk pasar modern melalui pantauan kami saat ini masih melaksanakan protokol kesehatan, dan hal tersebut dapat menjadi daya saing di antara mereka sebagai bagian dari rasa amannya pengunjung.

Untuk (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) Pemprov Banten agar dapat melakukan analisa dan evaluasi sektor perekonomian mana saja yang berpotensi minus akibat wabah Covid-19 berdasarkan proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia dan nasional.

Demikian juga untuk Dinas Pertanian dan Dinas Ketahanan Pangan harus punya agenda rencana aksi yang jelas hingga pada Desember 2020. Terutama untuk masa tanam dan panen raya sampai ketersediaan bahan pokok hingga stok aman bertahan berapa lama di Banten.

Dinas Sosial juga terus harus memantau validitas Bansos untuk segera menyelasaikan data dan penyaluran dananya. Lakukan evaluasi kemampuan dana setiap bulannya.

Untuk Pendapatan daerah yang turun. Kondisi ini harus kita pahami bersama, walaupun Pemprov sudah memberikan berbagai kelonggaran namun perlu kajian berapa prosen khususnya untuk wajib pajak yang terdampak oleh Covid-19. Kelompok mana saja yang terdampak dan bisa menjadi bahan analisa perkiraan pendapatan ke depannya.

Leave A Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: