Salurkan Jamsosratu di  Pandgelang

Wagub Andika : Uangnya Untuk Biaya Pendidikan

Pandeglang – Pemerintah Provinsi Banten tahun 2019 ini telah menganggarkan bantuan sosial Jaminan Sosial Rakyat Banten bersatu  (Jamsosratu)sebesar Rp 87.5 miliar, anggaran tersebut dialokasikan untuk 50 ribu RTS (Rumah Tangga Sasaran) yang ada di delapan kota/kabupaten di Provinsi Banten. Demikian dikatakan Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy saat menyalurkan Bantuan Sosial Jamsosratu untuk Kabupaten Pandeglang di BPSDM Prov Banten ,KarangTanjung, Kabupaten Pandeglang, Kamis, (11/04 /2019).

Menurut Wagub, program Jamsosratu ini adalah untuk memberdayakan masyarakat agar bisa sejahtera, sehingga angka kemiskinan di Provinsi Banten bisa di tekan atau turun.

“Program Jamsosratu ini digunakan untuk pendidikan keluarga yaitu untuk kebutuhan sekolah anak, dan juga bisa digunakan untuk kebutuhan kesehatan dan yang paling utama adalah untuk kesejahtraan keluarga,” kata Wagub.

Maka dari itu, Wagub Andika berpesan kepada Kelompok Penerima Manfaat (KPM) Jamsosratu untuk mengunakan uang bantuan sosial ini dengan sebaik-baiknya dan jangan digunakan untuk masalah yang konsumtif dan tidak jelas.

“Dengan program bansos, khusunya Jamsosratu yang sudah ada sejak tahun 2003 di Provinsi Banten, angka kemiskinannya mencapai kira-kira 9,35 persen dan di tahun 2018 ini allhmamdulilah angka kemiskinan di Provinsi Banten turun drastis menjadi 5,20 persen, ini sangat luar biasa,” tutur Wagub.

“Saya bersama Bapak Gubernur sedang fokus untuk menekan angka kemiskinan dan meningkantakn kesejahtraan masyarakat Banten. Sedangkan untuk infrastruktur, saya bersama Pak Gubernur sedang fokus menyelesaikan jalan yang menjadi tanggunjawab Provinsi Banten, insyaallah dua tahun ke depan selesai,” sambung Wagub.

Provinsi Banten jug, lanjuta Wagub Andika sedang fokus meminimalisir ketipangan sosial yang ada di delapan wilayah Kabupaten/Kota di Provinsi Banten, “Bagaimana caranya agar masyarakatnya bisa sejahtera, kemiskinanya menurun dan ketipangan itu bisa merata di setiap wilayah,” ucap Wagub seraya  mendoakan Kabupaten Pandeglang  bisa maju dan masyarakatnya sejahtera.

Sementara itu Kepala Dinas sosial Provinsi Banten Nurhana menyebutkan, pada tahun 2018 anggaran bansos sebesar Rp.57,5 Milyar, sedangkan pada tahun 2019 ini Pemprov Banten mengalokaasikan sebesar Rp.90.9 Milyar, atau mengalami peningkatan sebesar Rp.33,3 Milyar (37 %), khusus untuk anggaran Jamsosratu tahun ini sebesar 87.5 milyar

“Masing-masin KPM Jamsosratu akan menerima sebesar Rp.1.750.000 per tahun. Pembagiannya dilakukan dua tahap, tahap pertama sebesar Rp.1000.000 dan tahap 2 sebesar Rp.750.00,- sedangkan penyaluran tahap 1  gelombang ke 1 untuk kabupaten Pandeglang sebesar Rp.7.754.000.000 untuk 7.754 KPM,” sebutnya.

“Penyaluran bantuan untuk tahap pertama gelombang ke 2 akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini higga seluruh RTS memperoleh bantuan,” tambah Nurhana.